Panen Jagung Taman Agro Modern, Wujudkan Pertanian Zero Waste di Kepri
Tanjungpinang — Komitmen terhadap pertanian berkelanjutan terus ditunjukkan oleh Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kepulauan Riau. Melalui Taman Agro Modern, panen jagung kini tidak hanya menghasilkan produk pangan, tetapi juga menghadirkan konsep zero waste atau tanpa limbah.
Setelah beberapa kali panen, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kepri memastikan tidak ada limbah pertanian yang terbuang. Bank Kompos BBRMP Kepri berperan penting dengan menampung dan mengelola seluruh sisa panen dari berbagai komoditas yang dibudidayakan di Taman Agro Modern. Limbah tersebut diolah kembali menjadi kompos berkualitas yang ramah lingkungan.
Taman Agro Modern sendiri menjadi etalase inovasi teknologi pertanian yang diterapkan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kepri kepada masyarakat. Selain menampilkan beragam tanaman unggulan, kawasan ini kini bebas dari sampah pertanian. Setiap sisa panen diolah menjadi bahan organik yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman.
Pada panen jagung Kamis lalu (8/1), tongkol jagung dipanen untuk dipasarkan, sementara batang dan daun jagung tidak terbuang sia-sia. Seluruhnya dikelola menjadi kompos yang prosesnya mengacu pada SNI 7763:2024 tentang Pupuk Organik Padat, kemudian disimpan di Bank Kompos. Kompos tersebut selanjutnya akan dimanfaatkan kembali sebagai pupuk dasar bagi seluruh tanaman yang dibudidayakan di Taman Agro Modern.
Langkah ini menjadi terobosan nyata BBRMP Kepri dalam mewujudkan sistem pertanian modern yang ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan. Melalui konsep zero waste, pertanian tidak hanya menghasilkan panen, tetapi juga menjaga keseimbangan alam untuk generasi mendatang.